loader

Visit

[Virtual Office] Office 8 Building, Level 18A. Jalan Jenderal Sudirman 52-53. Jakarta 12190. Indonesia

The Climate Realty Project Light Logo
Film Premiere Degayu: Against the Shore
1 August

Film Premiere Degayu: Against the Shore

Oleh: SWARY UTAMI DEWI
(Climate Leader 2009 dan Board KBCF)

Jika ada yang bertanya apa dampak nyata perubahan iklim? Untuk Jawa, longoklah film pendek “Degayu”. Langkah-langkah kaki yang berderap — deg deg deg — saat sang penari ayu sedang menari, memunculkan nama Degayu. Itulah suguhan awal Desa Degayu, yang kemudian berubah menjadi kelurahan. Letaknya di Kecamatan Pekalongan Utara, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, persis ada di pinggir laut.

Lantas apa hubungannya dengan Perubahan Iklim? Kelurahan di pesisir ini telah terendam permanen karena banjir rob sejak 2017, dan diramalkan akan tenggelam tahun 2035. Permukaan air laut yang semakin meninggi karena pemanasan global nyata merendam kelurahan dan komunitasnya. Genangan air, bahkan di beberapa titik setinggi betis orang dewasa, telah membuat aktivitas terganggu. Tumpukan sampah, bahkan kotoran yang mengapung, menjadi hal yang biasa ditemui. Penduduk sendiri kebanyakan seolah tidak sadar apa dan mengapa ini terjadi. Yang mereka tahu hanya ada genangan permanen bertahun-tahun, yang berakibat pada keterpaksaan adaptasi. Misalnya dengan cara meninggikan pondasi rumah. Kelayakan tinggal secara kesehatan menjadi terbengkalai karena komunitas sudah lama tinggal turun-temurun. Persaingan lahan di Jawa secara rasional juga membuat penduduk setempat tidak punya pilihan lain, kecuali menghadapi kenyataan yang semakin hari semakin buruk. Pindah adalah pilihan yang belum terpikirkan dan bukan merupakan solusi, tapi pelarian sementara.

Maka gerak tari luwes dari sang penari asli Degayu seolah menggambarkan tragedi hidup komunitas ini. Degayu menampilkan cerminan nyata akibat perubahan iklim terhadap masyarakat tak berdaya, yang seringkali ada dalam posisi menerima keadaan. Tarian perempuan Degayu di atas tumpukan sampah, di film berdurasi 20 menit ini, bisa jadi menggambarkan rintihan hati masyarakat. Dan cara untuk bertahan hidup manusia di sini adalah bisa menerima apa adanya, meski itu tidak adil bagi mereka.

Tanggung jawab siapakah untuk membuat Degayu tetap ada, dan ada ini seharusnya secara layak, pantas dan terhormat? Kita semualah yang harus turun tangan. Ubah gaya hidup menjadi lebih ramah bumi, salurkan program yang tepat untuk menyelamatkan kehidupan masyarakat ini, serta tingkatkan kemampuan kritis komunitas adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan.

Degayu … makna sejati terpancar dirimu, mewakili nasib banyak lagi Degayu -Degayu lain yang menanti tolehan sejati manusia-manusia berhati, yang rela berbuat untuk perbaikan kehidupan bumi dan seisinya.

  • Tags:



    Categories

    Tags

    Latest Post

    Climate Education Game Day
    31 May

    Climate Education Game Day

    Oleh: Jonathan Putra & Nadia Amanda Intern Climate Reality Indonesia Krisis iklim telah menjadi salah satu isu paling mendesak di abad ini. Dampaknya terasa di seluruh dunia, dari cuaca yang tidak menentu hingga bencana alam yang semakin sering terjadi. Dalam menghadapi tantangan ini, pendidikan tentang lingkungan dan perubahan iklim menjadi kunci penting untuk membangun kesadaran dan tindakan yang diperlukan untuk…
    Read More
    The Hubris of Power: Unveiling Patriarchy, Environmental Challenges, and Political Dysfunction in Contemporary Indonesian Politics
    30 April

    The Hubris of Power: Unveiling Patriarchy, Environmental Challenges, and Political Dysfunction in Contemporary Indonesian Politics

    By: Muhammad Adzkia Farirahman There is nothing more tragic than the hubris of men in politics. Even today, Indonesia is widely considered a patriarchal society. This is evident in the public discourse surrounding the 7th president of the Republic. The 62-year-old male is celebrated as a 'Father Figure' of the nation, harking back to feudal times when Indonesia had yet…
    Read More
    Konferensi Tahunan “Let’s Do It! Asia 2024 Penang” untuk Gerakan #TheWorldWeWant
    30 April

    Konferensi Tahunan “Let’s Do It! Asia 2024 Penang” untuk Gerakan #TheWorldWeWant

    Membangun Gerakan #TheWorldWeWant atau dunia yang kita inginkan yang diprakarsai Climate Action Network International sekian tahun ini, bagi sebagian orang mungkin terdengar terlalu utopis. Tetapi bagi para aktivis iklim dan lingkungan, ini adalah sebuah visi yang selalu berhasil memantik semangan dan memberi dorongan energi besar saat lelah mental mendera. Termasuk bagi Climate Reality Indonesia yang menandatangani Kesepakatan Kerja Sama sejak…
    Read More
    Kedaulatan Pangan: Aksi Lokal untuk Solusi Iklim Global
    20 February

    Kedaulatan Pangan: Aksi Lokal untuk Solusi Iklim Global

    Catatan dari Kegiatan Urip nDeso #reguler Sekolah Pagesangan, 28-30 Desember 2023 Penulis: Arifah Handayani Sebagai Community Action Manager di Climate Reality Indonesia, dan aktivis yang telah bergerak lebih dari 13 tahun dalam upaya mengarusutamakan krisis iklim, saya baru benar-benar menyadari betapa rentannya sistem pangan negeri kita menghadapi ancaman krisis iklim. Hadir sebagai peserta dalam kegiatan Urip nDeso #reguler yang diselenggarakan…
    Read More
    Mock COP Policy Briefs 2023
    13 February

    Mock COP Policy Briefs 2023

    CLick here to access the full version Policy Brief 1 Policy Brief 2
    Read More
    Ketahanan dan Kesejahteraan Suku Baduy di Antara Ancaman Bencana Alam
    19 January

    Ketahanan dan Kesejahteraan Suku Baduy di Antara Ancaman Bencana Alam

    Indonesia, sebagai negara yang terletak di Cincin Api Pasifik, seringkali menjadi saksi berbagai bencana alam yang melibatkan gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan letusan gunung api. Salah satu komunitas yang merasakan dampak langsung dari kejadian-kejadian ini adalah masyarakat Suku Baduy, yang tinggal di daerah yang terpencil di Provinsi Jawa Barat. Kehidupan mereka yang tradisional dan berpegang pada nilai-nilai adat, membuat…
    Read More

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    *
    *

    logo