loader

Visit

[Virtual Office] Office 8 Building, Level 18A. Jalan Jenderal Sudirman 52-53. Jakarta 12190. Indonesia

The Climate Realty Project Light Logo
UNESCO Global Geopark Youth Forum  Seminar & Summer Camp 2022
21 October

UNESCO Global Geopark Youth Forum Seminar & Summer Camp 2022

Youth for Climate Actions in Geopark

Oleh: Hanna Wita Astaranti

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang amat beragam. Berbagai jenis flora dan fauna dapat dengan mudah dijumpai di berbagai daerah di negeri kita ini. Tiap pulau memiliki ciri khas kekayaan alam yang berbeda satu dengan yang lainnya. Hal itulah yang dipamerkan dalam UNESCO Global Geopark Youth Forum 2022 yang diadakan di Geopark Batur, Kintamani, Bangli.

Acara ini dihadari oleh 10 perwakilan Geopark internasional, diantaranya dari Thailand, Britania Raya, Malaysia, Hungaria, Belgia, Vietnam, Jepang dan Belanda serta puluhan delegasi geopark dalam negeri seperti dari Geopark Ijen, Geopark Natuna, Geopark Ternate, Geopark Silokek dan masih banyak lagi.

Pada hari pertama kegiatan diawali dengan sambutan dari berbagai menteri yang memberikan motivasi dan pesan semangat pada generasi muda, sebagai perwakilan dari pariwisata Indonesia, masing-masing peserta mengemban tugas untuk melestarikan kebudayaan dan keunikan daerahnya. Dengan kreatifitas dan keberagaman yang dimiliki, perwakilan dari Geopark menghias booth yang terdapat di depan auditorium sedemikian rupa, sehingga dapat menarik perhatian publik yang datang.

Sesuai dengan tema acara yaitu “Youths for Climate Action in Geoparks” sesi berikutnya, para ahli memaparkan kaitan keberadaan geopark terhadap isu perubahan iklim yang sedang marak. Salah satu narasumber, Amanda Katili Niode dari Climate Reality Indonesia memaparkan betapa aksi pemuda dapat berpengaruh pada keberlangsungan alam, khususnya geopark. Dengan berkontribusi dalam Advocacy Actions, pemuda bisa berkontribusi dalam pembangunan awareness masyarakat serta terjun langsung dalam praktiknya.

Di hari berikutnya, perwakilan tiap negara dan daerah mempresentasikan geopark yang menjadi kebanggaannya. Sesi tanya jawab dilakukan sembari berdiskusi untuk membahas keunikan dari masing-masing tempat. Disampaikan pula kiat-kiat yang dilakukan pemuda untuk bisa berpartisipasi dalam kegiatan Geopark masing-masing.

Hari yang ditunggu akhirnya tiba, selama 2 hari berikutnya, kegiatan field trip dilakukan untuk mengenal Geopark Batur serta geosites yang terdapat di dalamnya. Diawali dengan pendakian ke puncak Gunung Batur pukul 3 pagi untuk mengejar matahari terbit, pengalaman yang amat menakjubkan karena pemandangan yang disuguhi membuat peserta melupakan peluh yang sudah membanjiri wajah. Lalu kegiatan dilanjutkan dengan meluruskan otot yang tegang di pemandian air panas Toya Devasya yang mempunyai arti “air dari Tuhan” sebagai simbol pemberian Sang Hyang Widhi kepada masyarakat Batur. Selepas bersantai, perjalanan dilanjutkan ke Desa Terunyan, sebuah desa yang memiliki tradisi untuk menempatkan penduduk yang tutup usia di bawah pohon Banyan sebagai tempat peristirahatan terakhir. Rangkaian perjalanan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta, untuk melestarikan geopark di negara dan daerah masing-masing, agar dapat bergandengan tangan mengatasi krisis iklim yang sedang terjadi dan mengharumkan nama daerahnya ke mata dunia. 

 

 

  • Tags:



    Categories

    Tags

    Latest Post

    Climate Education Game Day
    31 May

    Climate Education Game Day

    Oleh: Jonathan Putra & Nadia Amanda Intern Climate Reality Indonesia Krisis iklim telah menjadi salah satu isu paling mendesak di abad ini. Dampaknya terasa di seluruh dunia, dari cuaca yang tidak menentu hingga bencana alam yang semakin sering terjadi. Dalam menghadapi tantangan ini, pendidikan tentang lingkungan dan perubahan iklim menjadi kunci penting untuk membangun kesadaran dan tindakan yang diperlukan untuk…
    Read More
    The Hubris of Power: Unveiling Patriarchy, Environmental Challenges, and Political Dysfunction in Contemporary Indonesian Politics
    30 April

    The Hubris of Power: Unveiling Patriarchy, Environmental Challenges, and Political Dysfunction in Contemporary Indonesian Politics

    By: Muhammad Adzkia Farirahman There is nothing more tragic than the hubris of men in politics. Even today, Indonesia is widely considered a patriarchal society. This is evident in the public discourse surrounding the 7th president of the Republic. The 62-year-old male is celebrated as a 'Father Figure' of the nation, harking back to feudal times when Indonesia had yet…
    Read More
    Konferensi Tahunan “Let’s Do It! Asia 2024 Penang” untuk Gerakan #TheWorldWeWant
    30 April

    Konferensi Tahunan “Let’s Do It! Asia 2024 Penang” untuk Gerakan #TheWorldWeWant

    Membangun Gerakan #TheWorldWeWant atau dunia yang kita inginkan yang diprakarsai Climate Action Network International sekian tahun ini, bagi sebagian orang mungkin terdengar terlalu utopis. Tetapi bagi para aktivis iklim dan lingkungan, ini adalah sebuah visi yang selalu berhasil memantik semangan dan memberi dorongan energi besar saat lelah mental mendera. Termasuk bagi Climate Reality Indonesia yang menandatangani Kesepakatan Kerja Sama sejak…
    Read More
    Kedaulatan Pangan: Aksi Lokal untuk Solusi Iklim Global
    20 February

    Kedaulatan Pangan: Aksi Lokal untuk Solusi Iklim Global

    Catatan dari Kegiatan Urip nDeso #reguler Sekolah Pagesangan, 28-30 Desember 2023 Penulis: Arifah Handayani Sebagai Community Action Manager di Climate Reality Indonesia, dan aktivis yang telah bergerak lebih dari 13 tahun dalam upaya mengarusutamakan krisis iklim, saya baru benar-benar menyadari betapa rentannya sistem pangan negeri kita menghadapi ancaman krisis iklim. Hadir sebagai peserta dalam kegiatan Urip nDeso #reguler yang diselenggarakan…
    Read More
    Mock COP Policy Briefs 2023
    13 February

    Mock COP Policy Briefs 2023

    CLick here to access the full version Policy Brief 1 Policy Brief 2
    Read More
    Ketahanan dan Kesejahteraan Suku Baduy di Antara Ancaman Bencana Alam
    19 January

    Ketahanan dan Kesejahteraan Suku Baduy di Antara Ancaman Bencana Alam

    Indonesia, sebagai negara yang terletak di Cincin Api Pasifik, seringkali menjadi saksi berbagai bencana alam yang melibatkan gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan letusan gunung api. Salah satu komunitas yang merasakan dampak langsung dari kejadian-kejadian ini adalah masyarakat Suku Baduy, yang tinggal di daerah yang terpencil di Provinsi Jawa Barat. Kehidupan mereka yang tradisional dan berpegang pada nilai-nilai adat, membuat…
    Read More

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    *
    *

    logo